FEMALE SUCTION STRAINER WITHOUT BYPASS 15 CPM

Kategori:

FEMALE SUCTION STRAINER WITHOUT BYPASS 15 CPM

►Female Suction Strainer adalah jenis saringan (filter kasar) yang dipasang pada jalur suction (hisap) pompa atau sistem hidrolik, dengan sambungan ulir female thread.
►Without bypass artinya strainer ini tidak memiliki jalur by-pass, sehingga seluruh aliran fluida wajib melewati saringan. Jika strainer tersumbat, aliran bisa terhambat.
►15 CPM (Cubic Per Minute) menunjukkan kapasitas aliran (flow rate) maksimum strainer, yaitu 15 galon/menit (atau sekitar 56,8 liter/menit).
Fungsinya: menyaring partikel kasar (debu, lumpur, serpihan logam, pasir) dari fluida (oli, bahan bakar, atau cairan lain) sebelum masuk ke pompa agar pompa dan sistem tidak cepat rusak.

Manfaat

1.Melindungi pompa dari kerusakan akibat partikel besar.
2.Mengurangi keausan pada komponen downstream (valve, silinder, hose).
3.Menjaga performa sistem dengan mengurangi risiko tersumbat.
4.Meningkatkan umur pakai oli atau cairan karena kotoran besar sudah tertahan di awal.
5.Mengurangi biaya perawatan dengan mencegah kerusakan dini pada pompa.

Jenis-Jenis

✅Berdasarkan bentuk saringan:
✔Mesh screen (wire mesh) → umum dipakai, tahan lama.
✔Perforated screen (plat berlubang) → untuk partikel besar, tahan debit tinggi.
✅Berdasarkan tipe koneksi:
✔Female thread (ulir dalam) → seperti tipe yang dibahas.
✔Male thread (ulir luar).
✔Flange connection → untuk kapasitas besar.
✅Berdasarkan fitur tambahan:
✔Dengan bypass valve → memungkinkan aliran tetap jalan meski filter tersumbat.
✔Tanpa bypass (non-bypass) → keamanan penyaringan lebih ketat, tapi risiko tersumbat lebih besar.

Aplikasi

📌Sistem hidrolik → pada inlet pompa hidrolik alat berat.
📌Industri manufaktur → melindungi pompa oli, pompa bahan kimia.
📌Pertanian & perkebunan → pompa irigasi, pompa sprayer.
📌Kelautan & perkapalan → sistem pompa oli, pompa bahan bakar.
📌Genset & mesin industri → menjaga kebersihan cairan masuk pompa.

Saran Penggunaan

✅Pilih ukuran mesh sesuai kebutuhan (misalnya 60–100 mesh untuk partikel halus, 20–40 mesh untuk partikel kasar).
✅Karena tanpa bypass, lakukan perawatan rutin agar tidak tersumbat.
✅Pastikan kapasitas flow rate (15 CPM) sesuai dengan kebutuhan pompa.
✅Gunakan material strainer (stainless steel/bronze) sesuai jenis cairan (oli, air, bahan kimia).
✅Sediakan cadangan strainer untuk penggantian cepat saat dibersihkan.

Cara Pemakaian

📌Pemasangan:
– Dipasang di inlet pompa atau saluran hisap sebelum cairan masuk pompa.
– Pastikan posisi strainer terendam penuh (jika untuk cairan dalam tangki).
– Perhatikan arah aliran fluida dan ulir female sesuai koneksi pipa.
📌Penggunaan:
– Jalankan pompa normal, pastikan tidak ada cavitation (pompa berisik akibat sumbatan).
– Monitor tekanan isap pompa untuk memastikan aliran lancar.
📌Perawatan:
– Bersihkan screen secara berkala (misalnya setiap 250–500 jam operasi).
– Ganti screen bila rusak atau berlubang.
– Hindari penggunaan pada cairan kental jika tidak sesuai spesifikasi.

Apapun kebutuhan Filter anda, silahkan menghubungi kami untuk mendapatkan solusi terbaik.

PT. DWI FILTER JAYA

Factory : Kawasan Industri Jababeka Tahap 2 Blok EE/ 2G Jl. Industri Selatan IV, Kel. Pasirsari
Kec. Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat 17530

WhatsApp : 0812 8251 4956

Phone : (021) 8983 6088

E-mail : dwi.filter@ymail.com / info@dwifilter.com

Web :www.dwifilterjaya.com

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “FEMALE SUCTION STRAINER WITHOUT BYPASS 15 CPM”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *